Bisnis

Tags: Existing Business

Translations:

Page Summary: Berbekal penetapan Tarif dan Hak Khusus dari BPH Migas , PT Pertamina Gas melakukan kegiatan transportasi gas

Type Page: Existing Business

Transportasi Gas

Berbekal penetapan Tarif dan Hak Khusus dari BPH Migas , PT Pertamina Gas melakukan kegiatan transportasi gas melalui 43 ruas pipa transmisi sepanjang 32.647,70 km inch yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Untuk itu PT Pertamina Gas sebagai operator akan membuat  pengaturan akses (access arrangement) bagi penggunaan bersama jaringan pipanya.
 
Pengaturan akses yang harus disetujui BPH MIGAS meliputi panduan manajemen serta aturan teknis dan hukum yang harus dipenuhi oleh shipper agar bisa memanfaatkan jaringan pipa tersebut. Perusahaan juga melakukan kegiatan transportasi minyak berdasar Izin Usaha Transportasi Minyak dari Ditjen Minyak dan Gas Bumi.
 
Saat ini PT Pertamina Gas tengah  mengembangkan pekerjaan terbesarnya di bidang transportasi gas yakni pembangunan pipa gas Semarang – Gresik 28” sepanjang 258 km. Melalui proyek Semarang – Gresik, diharapkan nantinya jalur pipa gas di pulau Jawa akan terkoneksi dan dengan demikian dapat menjadikan PT Pertamina Gas sebagai perusahaan gas terbesar di kelasnya.
 

Niaga Gas

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Gas terus berupaya mengembangkan tingkat penyediaan gas untuk konsumen. Salah satu pendorong perkembangan usaha penyediaan gas PT Pertamina Gas adalah dengan diterbitkannya Izin Usaha Niaga pada Oktober 2008 untuk PT Pertamina Gas oleh Direktorat Jenderal Migas dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Izin tersebut memungkinkan perusahaan untuk bergerak maju.
 
Berbekal dengan izin tersebut PT Pertamina Gas terus bergerak maju dengan berupaya menjaga tingkat penyediaan gas yang aman untuk konsumen maupun untuk memperluas pasar. Berbagai Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) terus dilakukan dengan sejumlah kontraktor, yaitu Production Sharing Contract (PSC), Joint Operating Body (JOB), dan Technical Assistance Contract (TAC).
 
Eksisting kontrak niaga gas yang dimiliki oleh PT Pertamina Gas saat ini adalah sebesar 25 BBTUD yang dilakukan dengan dua perusahaan yakni PT  Pupuk Sriwidjaja dan PT Bayu Buana Gemilang dan pada tahun 2012 nilai tersebut akan meningkat menjadi 127 BBTUD.
 

Pemrosesan Gas

Selain bisnis transportasi gas dan niaga gas, pengembangan usaha PT Pertamina Gas di bidang pemrosesan gas terus diupayakan dengan plant pemrosesan gas melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satu upaya tersebut adalah rencana pembangunan proyek pembangkit Natural Gas Liquid (NGL) di Sumatera Selatan. Dalam proyek tersebut PT Pertamina Gas bekerja sama dengan Samtan dari Korea Selatan dengan membentuk perusahaan patungan yang bernama PT Perta-Samtan Gas. Proyek ini diprediksi akan onstream pada tahun 2012.
 
Proyek pemrosesan gas lainnya adalah pembangunan LPG Plant Pondok tengah di Bekasi yang telah beroperasi sejak bulan Maret 2011 dan telah memproduksi LPG sebanyak 51 Ton/Hari di tahun 2011. Dalam mengembangkan proyek ini PT Pertamina Gas bekerja sama dengan PT MME dan BUMD dimana pembangunan LPG Plant tersebut menggunakan skema bisnis BOO dengan PT Yudistira Energy. Proyek ini diprediksi onstream pada Januari 2011.
 

Transportasi Minyak

Pipa minyak Tempino –Plaju dilaksanakan dengan tujuan untuk menggantikan pipa eksisting yang telah berumur lebih dari 70 tahun. Selain itu juga bertujuan umtuk mengamankan pasokan minyak (feed) ke Kilang RU III dimana pengangkutan minyak melalui pipa adalah moda transportasi terbaik baik dari segi efektifitas, biaya maupun HSE dan aspek sosial. 
 
Volume Minyak : 20 .000 BOPD
Umur Produksi : 10 tahun
Panjang Pipa : 267 km
Besar Pipa : 6 inchi dan 8 inchi
Lokasi : meliputi segmen Tempino – Ramba, yaitu mulai dari KM 265 sampai dengan KM 3
On Stream : 2012
 

Bisnis Lain

Bisnis lain PT Pertamina Gas adalah:
  • Pengembangan LNG Receiving Terminal. Pada proyek yang dikerjakan oleh PT Pertamina (Persero) ini PT Pertamina Gas merupakan salah satu anggota tim.
  • Pembangunan CNG Marine.
  • Pembangunan Independent Power Producer (IPP) di Area Operasi Pertamina EP yang bekerja sama dengan pihak lain yaitu diantaranya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN).

 

News

15
September

Pertamina Trusted to Build Largest City Gas in Indonesia

Prabumulih, March 21st 2016 – Indonesia’s largest city gas infrastructure with total 32,000 houshold connections began to built in Prabumulih, South Sumatra. Minister of Energy and Mineral Resources Sudirman Said (03/21) attent the groundbreaking event for city gas infrastructure development for 32,000 household connections, along with gas station development in Lapangan Prabujaya, Prabumulih City, South Sumatra accompanied by the Governour of South Sumatra Alex Nurdin, Mayor of Prabumulih Ridho Yahya, and Director of HR and General Affairs PT Pertamina (Persero) Dwi Wahyu Daryoto.....


more detail
15
September

Support Energy Diversification, Pertamina Will Manage 89 Thousands City Gas Households Connections and 53 Units of Gas Station in 2017

BEKASI, March 3rd 2016 – PT Pertamina (Persero) fully support government energy diversification program, one of it through conversion program from oil fuels to gas fuels for households and transportation sector. The goal was mentioned by President Director Pertamina Dwi Soetjipto at his speech in City Gas, Gas Station and Gas Transportation Module (GTM) launching in Bekasi, West Java. Minister of Energy and Mineral Resources Sudirman Said attend the event and launched 18 units Gas Station, 2 City Gas location and 5 GTM with total budget approximately IDR 2.1 trillion.....


more detail