Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Translations:

Kesehatan, Keselamatan dan Lindungan Lingkungan (K3LL) atau yang dikenal juga dengan Health, Safety, and the Environment (HSE) menjadi satu bagian penting yang tidak pernah luput dari perhatian Perusahaan. Bidang usaha Perusahaan sangat erat kaitannya dengan risiko yang mengancam para pekerjanya mengingat sifat gas alam yang disalurkan tersebut sangat mudah terbakar. Pertamina Gas sangat peduli terhadap keselamatan para pekerjanya, oleh karena itu kewajiban yang diamanatkan kepada Perusahaan telah berkembang menjadi komitmen kuat yang membuat kami senantiasa melakukan upaya peningkatan HSE.

Penerapan HSE tidak hanya dilaksanakan oleh Perusahaan semata, namun juga seluruh pekerja, tanpa terkecuali. Koordinasi yang baik antar karyawan dan petugas lapangan diyakini mampu membuat semua pihak sadar akan risiko bahaya yang senantiasa mengancam di setiap proses operasional. Penyebaran informasi dan juga pelatihan aspek-aspek HSE telah dilakukan secara sistematis dan berkala kepada setiap pekerja melalui media internal yang dapat dijangkau dan dipahami dengan baik oleh seluruh pekerja. Melalui penerapan HSE yang optimal, kesehatan dan keselamatan pekerja akan terjamin, begitu juga dengan seluruh aset Perusahaan yang pada akhirnya berdampak secara positif dalam menjaga kelestarian dan keharmonisan lingkungan baik fisik maupun sosial.

  1. Kinerja Keselamatan Kerja
    Pada aspek keselamatan kerja (Safety), realisasi kinerja Total Recordable Incident Rate (TRIR) yang merupakan Indeks Laju Kecelakaan Kerja di sepanjang tahun 2013 adalah 0 (nihil) dengan kinerja jam kerja selamat Pertamina Gas sampai dengan tahun 2014 sebesar 26.256.768  jam kerja.
  2. Zero Accident
    Perusahaan bertekad untuk menjadi World Class Enterprise yang mengedepankan kualitas unggul di segala aspek, termasuk kesehatan dan keselamatan kerja dalam kegiatan operasional. Komitmen ini membuat Perusahaan mampu memastikan keselamatan para pekerjanya
  3. Contractor Safety Management System
    Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, pemastian keamanan kerja tidak dapat dilakukan oleh Perusahaan seorang diri. Dibutuhkan tingkat partisipasi dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk karyawan dan juga kontraktor yang bermitra dengan Perusahaan. Setiap kontraktor wajib untuk tunduk terhadap sistem Contractor Safety Management System (CSMS) yang telah disusun oleh Perusahaan agar mampu menerapkan persyaratan HSE dalam pekerjaan kontrak yang dilaksanakan. Persyaratan kontrak telah diketahui dan disetujui bersama antara Perusahaan dan kontraktor pada saat kerja sama berlangsung mulai dari tahapan Prakualifikasi sampai dengan Evaluasinya.
  4. Sertifikasi dan Inspeksi Peralatan
    Sertifikasi peralatan menjadi sangat penting untuk dilakukan agar para pekerja dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal dengan selamat.
  5. Housekeeping Contest
    Penggalakkan HSE Awareness tidak bisa dilakukan hanya sesekali. Pelaksanaannya harus dilakukan secara berkala agar setiap pekerja dapat menanamkan pentingnya kesadaran akan penerapan HSE Awareness dalam setiap proses operasional usaha. Oleh karena itu, Perusahaan menciptakan program Housekeeping Contest & Audit Safety. Melalui program ini, Perusahaan dapat menilai efektivitas penerapan sistem keselamatan kerja dan operasi.
  6. International Sustainability Rating System (ISRS)
    International Sustainability Rating System (ISRS) adalah sebuah sistem keselamatan kerja dan keberlanjutan usaha yang berdasarkan kepada aspek-aspek yang diakui di dunia usaha internasional. Keberadaan ISRS sangat penting untuk menilai penerapan aspek HSE dalam seluruh lingkungan operasional Pertamina Gas. Hal ini sekaligus menjadi bukti dari komitmen Perusahaan untuk mencapai visi besar menjadi World Class Enterprise pada tahun 2015.

 

Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

No Area Download
1 EJA Semester I Tahun 2016
2 EJA Semester II Tahun 2016
3 EJA Semester I Tahun 2017
4 EJA Semester II Tahun 2017
5 EJA Semester I Tahun 2018

 

News

17
May

Laba Bersih Pertagas Naik Jadi 146 Juta US Dollar

Kinerja positif kembali dicatatkan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas). Pertagas berhasil meningkatkan kinerjanya selama tahun 2018 serta mampu mencetak laba bersih perusahaan sebesar 146 juta USD yang melampaui perolehan laba bersih tahun sebelumnya. “Tahun 2018, kami berhasil meningkatkan laba dari 141 juta US Dollar menjadi 146 juta US Dollar,” ungkap Fitri Erika Corporate Secretary Pertagas seusai pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 di Gedung Oil Center, kantor pusat Pertagas di Jakarta....


more detail
06
May

Pertagas Gaungkan Falsafah Ki Hajar Dewantoro di Ajang ISRS International Conference

Filosofi "Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangu Karso, Tut Wuri Handayani" menjadi sorotan tersendiri di even DNV LV ISRS International Coference (Jumat, 12/4). Direktur Operasi PT Pertamina Gas Achmad Herry menyoroti pentingnya praktek leadership yang dicontohkan tokoh nasional Indonesia itu dalam implementasi Quality, Health, Safety, Environtment (QHSE).....


more detail