Pertagas Gaungkan Falsafah Ki Hajar Dewantoro di Ajang ISRS International Conference

AMSTERDAM -- Filosofi "Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangu Karso, Tut Wuri Handayani" menjadi sorotan tersendiri di even DNV LV ISRS International Coference (Jumat, 12/4). Direktur Operasi PT Pertamina Gas Achmad Herry menyoroti pentingnya praktek leadership yang dicontohkan tokoh nasional Indonesia itu dalam implementasi Quality, Health, Safety, Environtment (QHSE). "Peran leadership tidak hanya mampu menjadi role model, tapi juga harus bisa merangkul dan mendorong semua pihak terlibat dalam penerapan QHSE menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari," paparnya.

Achmad Herry menjelaskan, sukses capaian PT Pertamina Gas mendapatkan International Sustainability Rating System (ISRS)7 level 4 dari DNV GL tak lepas dari aspek leadership. "Keberlangsungan bisnis perusahaan sangat dipengaruhi kepemimpinan. Karena itu kita angkat tema leadership di forum ini," ujarnya.

Ditambahkan Herry, Pertagas juga secara konsisten menerapkan budaya QHSE. Di tahun 2014, Pertagas mendatkan level 4 pada ISRS7. Melalui berbagai program perbaikan, maka di tahun 2017, Pertagas berhasil meraih ISRS7 level 6. Pertagas juga mandapatkan benchmarking statement score safety management system sebesar 71% di atas rata-rata capaian industri minyak dan gas dunia yaitu 51%. "Atas keberhasilan tersebut, kami diminta sharing di forum internasional ini," tambahnya.

Selain Pertagas, Pertamina Algeria dan PT Badak NGL menjadi pembicara dari Indonesia bersanding dengan perwakilan dari 27 negara lain di dunia. "Kita akan "menjual" nilai lebih Pertagas. Ini kesempatan kita dikenal lebih luas oleh dunia internasional," pungkasnya.

DNV GL (Det Norske Veritas) and Germanischer Lloyd) sendiri merupakan lembaga akreditasi dan sertifikasi dalam bidang sustainability berbasis di Norwegia. Sementara itu, ajang bergengsi ISRS Conference ini merupakan ke 7 kalinya yg di selenggarakan DNV GL.

isexternal: No

Snapshot

News

10
October

Inovasi Pertagas Ciptakan Nilai Tambah Rp. 226 Miliar

Ajang Continous Improvement Program (CIP) PT Pertamina Gas menjadi bukti terciptanya peningkatan nilai bagi Pertagas di tahun 2019. Dari berbagai program inovasi dan kontribusi pekerjanya, Pertagas berhasil mencatat nilai tambah sebesar Rp. 226 Miliar. “Ini naik 27 persen dibandingkan value creation CIP tahun lalu sebesar Rp. 127 miliar,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Gas Wiko Migantoro, Rabu (9/10)....


more detail
30
September

Apresiasi BPH Migas untuk Pertagas di Hilir Migas Expo 2019

PT Pertamina Gas selaku bagian dari subholding gas meriah penghargaan  dari Badan Pengawas Hilir Migas (BPH Migas) di ajang Hilir Migas Expo 2019. Pertagas dinilai sebagai salah satu badan usaha yang telah membayar iuran gas bumi terbesar di Indonesia. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti atas peran penting Pertagas mendukung pemerintah dalam mengembangkan usaha gas bumi nasional....


more detail